05
Nov

Mungkinkah Membangun Dapur di Luar Ruangan (Outdoor Kitchen)?

Membangun dapur di luar ruangan atau outdoor kitchen mungkin jarang sekali diterapkan. Padahal, dapur dengan konsep outdoor ini memiliki keuntungan bagi pemiliknya, yakni mereka bisa sambil menikmati suasana taman belakang rumah tanpa harus meninggalkan kewajibannya untuk memasak di dapur. Terutama, bila kita ingin menyelenggarakan garden party atau pesta keluarga lain, tentu kehadiran dapur outdoor ini sangat diperlukan. Apalagi, di negara tropis seperti Indonesia dimana cuaca cerah bisa terjadi sepanjang hari, maka bila beraktifitas di dapur ini kita tak perlu khawatir akan terpaan badai atau angin kencang, terutama di muim kemarau.

Sebelum membangun dapur outdoor di rumah, ada baiknya kita melihat berbagai macam pertimbangan, misalnya lokasi pembangunan, material yang dipilih, alat – alat serta furnitur yang dibutuhkan, dan desain yang tepat agar dapur tetap terasa aman dan nyaman meskipun berada di luar ruangan.

1.Tentukan lokasi yang sesuai

Lokasi dapur outdoor ini sebaiknya merupakan ekstensifikasi dari bagian rumah, dan bukan area yang terpisah. Anda bisa juga memanfaatkan patio atau dek yang telah ada dan menambahkan beberapa elemen untuk membangun dapur outdoor. Selain itu, dapur juga harus mudah diakses dan jaraknya dekat, sehingga Anda tak perlu berjalan cukup jauh untuk membawa makanan yang selesai di masak ke dalam rumah. Selain itu, dapur outdoor juga harus terhubung dengan perangkat atau aliran listrik, aliran gas, dan pipa – piapa air.

2. Pilih kitchen appliances yang dibutuhkan

Kitchen apliances yang berperan utama pada dapur outdoor adalah grill atau alat pemanggang. Alat pemanggang ini bisa berbahan bakar batu bara, kayu, atau dari gas. Perhatikan juga bagian – bagian pada alat pemanggang ini, terutama pada bagian pembakaran dan tempat menyalurkan sisa – sisa asap. Untuk alat pemanggang yang baik, sebaiknya pilih yang berbahan stainless steel. Bahan ini mudah dibersihkan dan tahan untuk segala kondisi cuaca, sehingga cocok untuk penggunaan luar ruangan.

Selain alat pemanggang, bisa juga Anda tempatkan oven. Pilihan lain, Anda bisa menempatkan bak cuci piring, serta kicthen appliances yang fungsional lain seperti blender, mixer, dan mesin pembuat kopi. Meskipun berada di luar ruangan, dapur ini tetap memerlukan pencahayaan yang bisa dimanfaatkan untuk aktifitas malam hari. Pilihlah pencahayaan utama yang terbuat dari lampu halogen.

3. Gunakan material yang tepat

Karena berlokasi di luar ruangan, maka material untuk membangun dapur ini sebaiknya material yang kuat, tahan lama, dan tahan terhadap perubahan cuaca. Untuk meja konter misalnya, pilih meja konter yang luas sehingga cukup untuk tempat menyiapkan makanan sekaligus menyajikannya. Anda bisa memilih material yang kuat, misalnya yang terbuat dari batuan alam, ubin, atau beton.

Untuk kabinet, pilih kabinet yang terbuat dari bahan yang kokoh dan tak mudah lapuk. Atau, Anda boleh juga memilih kabinet berbahan kayu jati atau kayu cedar karean kedua jenis kayu tersebut cukup kuat untuk penggunaan luar ruangan. Kabinet berbahan polymer atau kayu lapis bisa juga Anda jadikan opsi.

Pada lantainya, material yang bisa Anda gunakan adalah material yang tahan lama dan mudah dalam perawatan. Material itu misalnya semen, ubin dari batuan, atau kayu. Dapat juga Anda gunakan batu bata atau batuan kecil – kecil agar lebih menguatkan nuansa naturalnya.

4. Buat atap dan langit – langit permanen/semi permanen/non permanen

Karena berada di luar ruangan, penting juga untuk memilih struktur atap dan langit – langit yang tepat untuk melindungi Anda ketika beraktifitas di dapur, terutama pada siang hari. Struktur dan bahan atap yang tepat mampu melindungi Anda dari hujan dan terik sinar matahari. Anda bisa membuat atap dapur yang permanen atau yang non permanen sehingga dapat dimasukkan / ditarik ke dalam saat tak digunakan.

Bisa juga Anda memilih payung besar yang dapat dibuka dan ditutup tatkala dapur tak digunakan. Namun, untuk membangun atap dapur yang permanen, rasanya menggunakan payung saja tak cukup. Tetapi, bila Anda ingin menggunakan atap permanen, tentu biayanya tak sedikit. Untuk itu, Anda bisa bisa beralih menggunakan atap semi permanen yang terbuat dari seng atau triplek.

5. Utamakan keamanan dan kenyamanan

Meskipun dapur outdoor berada di luar ruangan, area ini tetap merupakan bagian dari keseluruhan rumah itu sendiri sehingga bagian ini haruslah nyaman dan memiliki tampilan yang juga menarik. Yang pasti, apapun jenis atap yang akan Anda pilih, usahakan bahwa atap cukup digunakan untuk berteduh, sehingga orang yang beraktifitas di dapur ini tak akan merasa kepanasan.

Biarkan angin, sinar matahari, dan udara luar yang sejuk menjadi bagian dari dapur ini karena dengan ini Anda bisa merasakan kenyaman beraktifitas di luar ruangan. Sebagai sentuhan akhir, Anda bisa juga meletakkan beberapa meja dan tempat duduk yang nyaman sebagai area untuk menikmati makanan.


dapur outdoor untuk rumah type 36,desain dapur terbuka dibelakang rumah,dapur outdoor sederhana,desain dapur semi outdoor,dapur terbuka minimalis,kanopi untuk dapur terbuka,desain dapur di halaman belakang,desain dapur mungil terbuka